Langsung ke konten utama

Aku dan rasa ini

Entah apa yang ada dipikiranmu saat kau mendengar namaku....
Entah apa yang ada dihatimu saat kau jauh dariku....
Dan entah apa yang ada diduniamu saat kau tau jika aku sudah tak bisa melihat dan menyayangi dirimu seperti dulu....
Inikah sikapmu saat sudah membuatku jatuh kelubang yang ku sebut cinta ?
Inikah caramu memperlakukanku disaat hati ini sudah tak mau melihat dan menerima orang lain selain dirimu ?
Apa memang aku tak pantas untuk merasakan apa itu yang namanya kebahagiaan saat bersama denganmu ?
Kau yang membukakan pintu dihatimu, dan kau juga yang membiarkan aku masuk untuk merasakan bagaimana merasakan bahagia yang seutuhnya....
Apakah tiap masalah yang kau hadirkan adalah untuk membuat dirimu semakin jauh dariku ?
Jika memang kau sudah berniat untuk menjauh dariku, bilanglah sejujurnya padaku....
Aku yakin pasti aku akan sakit, tapi kalau memang seperti itu jalannya, apa yang harus ku lakukan untuk membuat semua itu tak terjadi ?
Jawabannya adalah tidak ada, yang ada hanya menerima keputusanmu itu dan mulai berjuang sekeras - kerasnya untuk melepaskan perasaan ini....
Perasaan ini semakin lama semakin besar....
Karna setiap saat, aku merawatnya sampai detik ini.....
Itulah janji pada diriku sendiri....
Janjiku adalah akan menjaga dan merawat perasaan ini sampai waktunya tiba.....
Semoga waktu bisa membangunkanmu dan menyadarkanmu kalau disini ada seseorang yang berjuang untuk menghidupkan perasaannya untuk dirimu.....
Berjuang untuk tetap menyayangi dan selalu membuat perasaan ini terjaga sampai waktuku habis untuk mencintaimu...
Selagi aku masih bisa menyayangimu, jangan pernah berniat untuk menyia - nyiakan kesempatan ini, karna kesempatan tidak datang dua kali....
Kau harus sadar akan hal itu, bukalah mata hatimu dan jangan sampai kau tertutup oleh rasa yang mengganjal dihatimu itu, ungkapkanlah agar kau tidak terjebak kesituasi yang kau buat tanpa sengaja....
Aku sangat mencintaimu dan menginginkan kau kembali menghiasi hidupku....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hi, i'm back

Ini adalah diary pertama yang ku tulis setelah ratusan purnama, cerita pertama ini bukan tentang orang lain. Tapi ini adalah sefruit cerita kehidupan, moment of the truth, atau bahkan hal - hal random yang mungkin gak bisa dibagikan ke semua orang. Jadi yang tau link ini adalah orang yang beruntung karena kamu martabak. Eaaa Btw hari ini kebetulan pagi tadi aku lagi diuji banget mentalnya, sampai didetik aku ngetik pesan itupun aku sambil gemeteran plus hampir keringet dingin krn difitnah yang bukan - bukan sama orang yang sudah ku anggap seperti keluarga. Aku gak akan ceritain detailnya seperti apa, tapi yang aku petik dari kejadian itu adalah bahwa setiap orang itu pasti punya traumanya masing - masing, jadi please be aware dan jangan pernah mainin trauma orang. Sekecil apapun bentuk traumanya! Tapi karena aku bukan anak psikologi jadi aku gak punya penjelasan ilmiah yang gimana - gimana tentang hal ini. Yang jelas dari kejadian hari ini aku sadar, bahwa toxic people itu pasti ada di...

Untukmu yang kemarin katanya menyukaiku

Mungkin perasaanmu benar, yang pernah menilai jika sikapku berubah dari awal kita pertama kali bertemu. Ya, baru sekarang aku membenarkan penilaianmu itu. Mungkin sekarang akan muncul pertanyaan “mengapa baru sekarang menjelaskannya?” Akan ku jawab, “ karena aku menunggu waktu yang tepat”. Jujur saja, aku hanya berniat berteman baik denganmu. Bukan untuk menjadi yang special dihidupmu. Akupun tidak sedang mencari, aku sedang memperbaiki diri. Karena aku ingin ditemukan oleh orang yang tepat dan di waktu yang tepat. Aku sudah tidak ingin lagi membuang waktu berhargaku untuk orang yang salah “lagi”. Jujur aku sudah lelah untuk semua itu. Maka dari itu, sikapku berubah ketika ku tau kau sebaik itu karna kau menaruh rasa padaku. Bukan aku tidak suka jika ku tau kau yang menyukaiku, aku hanya tidak ingin membuatmu berharap. Mungkin dengan caraku acuh padamu, membuat dirimu sadar jika rasa sayang yang diungkapkan sebelum adanya AKAD takkan ada artinya. Selagi l...

boleh aku rindu?

hai.... iya kamu yang sedang menari - nari indah dalam pikiranku aku rindu.... aku tau jika hanya aku yang merasakannya dan sama sekali tidak ada harapan untuk dapat dirindukan kembali olehmu aku tidak jahat bukan? membiarkan perasaan ini tetap tumbuh ditempat yang bukan seharusnya dan bukan jalannya pada tepatnya tapi kubiarkan tumbuh dan terus berkembang setiap saatnya ya tak apa, biarpun sakit aku tetap menikmatinya karna bagaimanapun aku tidak pernah memaksakan keadaan untuk dapat kau terima dan mengerti biarkan saja seperti ini jalannya aku tak pernah menyesali apapun karna disepertiga malamku, selalu kusisipkan namamu nama yang tidak akan asing bagiNya akupun tak tau bagaimana harus menyampaikannya aku hanya tau perasaan ini muncul dan tumbuh begitu saja andai bisa kuberikan saja perasaan ini padamu biar tak perlu kurasakan lagi pedihnya rindu sendiri seperti ini kejam kau rindu selalu datang tanpa mengenal waktu kau tau jika ini sakit? mungkin kau takkan mau...